Sendangcoyo, 18 Oktober 2025 – Pembangunan infrastruktur jalan pertanian kini menjadi fokus utama pemerintah Desa Sendangcoyo dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan memperlancar distribusi hasil tani masyarakat. Jalan pertanian yang sebelumnya hanya jalan setapak dan sulit dilalui, kini mulai dibenahi melalui program padat karya yang melibatkan warga secara langsung.
Kepala Desa Sendangcoyo, Bapak Darto, menyampaikan bahwa pembangunan jalan pertanian ini merupakan hasil dari usulan masyarakat melalui musyawarah dusun dan telah diakomodasi dari swadaya Masyarakat.
"Kami menyadari pentingnya akses jalan yang memadai bagi para petani. Dengan jalan yang lebih baik, biaya angkut hasil pertanian dapat ditekan, dan akses ke lahan juga menjadi lebih mudah, terutama saat musim panen," ujar Bapak Darto
Pembukaan jalan pertanian sepanjang kurang lebih 2 kilometer dengan lebar 2,5 m ini menghubungkan lahan pertanian warga dengan jalan utama desa. Jalan tersebut dibangun menggunakan material batu makadam dan akan dilanjutkan dengan pengerasan menggunakan sirtu (pasir batu). Proyek ini diperkirakan rampung dalam waktu satu bulan, tergantung pada kondisi cuaca.
Warga yang terlibat dalam pembangunan ini merasa antusias dan terbantu, karena selain memperbaiki infrastruktur desa, kegiatan ini juga membuka lapangan kerja sementara bagi mereka.
Salah satu petani, warga Teluweng, mengungkapkan kegembiraannya.
"Dulu kami harus mengangkut hasil panen dengan memikul dan ada yang pakai sepeda motor di tengah jalan yang ekstrim. Sekarang, kalau jalannya sudah bagus, tentu akan lebih mudah dan hemat biaya," katanya.
Pemerintah desa berharap, dengan adanya jalan pertanian yang memadai, para petani dapat lebih produktif dan termotivasi untuk mengembangkan usahanya. Selain itu, pembangunan ini juga diharapkan bisa menarik perhatian pihak pemerintah daerah dan provinsi untuk memberikan dukungan lebih lanjut, baik dari sisi permodalan maupun pelatihan pertanian modern.
Pembangunan jalan pertanian bukan sekadar soal infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan. Dengan akses yang lebih baik, hasil bumi dari desa Sendangcoyo dapat lebih mudah dipasarkan dan memberikan keuntungan lebih bagi petani