You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sendangcoyo
Sendangcoyo

Kec. Lasem, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

KANTOR KEPALA DESA SENDANGCOYO RT. 03 RW. 02 KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG KODE POS 59271

PEMBENTUKAN DESA TANGGUH BENCANA ( DESTINA ) DESA SENDANGCOYO TAHUN 2025

Utomo 06 November 2025 Dibaca 71 Kali
PEMBENTUKAN DESA TANGGUH BENCANA ( DESTINA ) DESA SENDANGCOYO TAHUN 2025

Sendangcoyo 5 November 2025 - Sahabat Tangguh, pada Hari Rabu sd Jumat, 5 sd 7 Oktober 2025 Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan melaksanakan Pembentukan dan Pelatihan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Sendangcoyo Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 Peserta yang terbagi dalam kegiatan pelatihan dan dukungan simulasi yang berasal dari unsur Muspika, Perangkat Desa, Karang Taruna, Linmas, Anggota PKK, Kader Kesehatan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tenaga Pendidik. 


Kegiatan ini dibuka secara pribadi oleh Ibu Sri Jarwati selaku KALAK, Beliau berharap agar kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan dan lebih dioptimalisasi demi menerapkan budaya sadar bencana khususnya di Desa Sendangcoyo. Selain itu pembukaan kegiatan ini juga dihadiri oleh BPBD Kabupaten Rembang, FORKOPIMCAM Lasem, Kader PKK, Karang Taruna dan tokoh Masyarakat. 


Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah sebuah konsep atau program yang bertujuan untuk membangun ketangguhan masyarakat di tingkat desa dalam menghadapi ancaman bencana. Destana bukan sekadar desa yang siap siaga, melainkan masyarakat yang memiliki kemampuan mandiri untuk mengidentifikasi potensi ancaman, menilai risiko, serta merencanakan dan melaksanakan tindakan-tindakan kesiapsiagaan, mitigasi, dan respons bencana secara efektif. Tujuannya adalah mengurangi dampak bencana, baik korban jiwa maupun kerugian materi, serta mempercepat proses pemulihan. 


Untuk menilai apakah suatu desa dapat diurutkan sebagai Destana, terdapat beberapa indikator yang digunakan yaitu, Aspek Kelembagaan (Struktur Organisasi dan Regulasi yang berkaitan dengan pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) sebagai penyelenggara Destana), Aspek Perencanaan (berkaitan dengan Kajian Risiko Bencana tingkat Desa dan Rencana Aksi FPRB sebagai pelaksanaan kegiatan Destana), Aspek Kapasitas (berkaitan dengan kapasitas sumber daya, sistem peringatan dini dan latihan serta implementasi), Aspek Sosial dan Ekonomi (berkaitan dengan dukungan masyarakat, perlindungan sosial dan jaminan sumber daya.


Harapan utama dari pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah mewujudkan masyarakat yang mampu mandiri dalam menghadapi, mengurangi, dan mengelola risiko bencana. Ini bukan hanya tentang respon saat bencana terjadi, tapi juga tentang kesiapsiagaan dan pencegahan secara menyeluruh.



Salam Tangguh Bencana.

Kabar Rembang